Ceritanya sore minggu kemarin, aku pengen jalan-jalan sendiri. Niat awalnya sekalian cari bahan buat konten video yang mau dilombakan dalam kompetisi Vlog BUMN. Script sudah ada dan tinggal cari bahan buat menambah visualisasi.

Awalnya aku ke indomaret M.T Haryono dulu buat mampir ke Point Cafe. Beli satu gelas latte jadi teman jalan. Setelah itu berkeliling ke tempat-tempat bersejarah dan ikonik di Bengkulu. Seperti Masjid Jamik, Suprapto, Simpang Lima lalu rumah Soekarno di Anggut. Cuma lewat saja tidak berhenti, karena memang ide awalnya cuma ambil gambar dari depan saja.

Kemudian aku ke pantai zakat. Tapi didaerah pantai lagi kencang banget anginnya dan terasa aneh kalau duduk sendirian disana. Aku kemudian belok kiri pas melewati Tugu Pers, pengen ke View Tower liat lapangannya sudah direnovasi.

Posisinya didepan Balai Raya Semarak Bengkulu a.k.a rumah gubernur ya


Bagian lapangan view tower yang paling dekat dengan rumah gubernur sebenarnya beberapa waktu lalu penuh dengan kedai-kedai makanan seperti seblak, pangsit dan lain-lain. Akupun pernah nongkrong buat makan seblak di sana beberapa kali dengan teman-teman. Entah kenapa malah direnovasi dan dijadikan taman khusus (karena disisi lain lapangan tidak direnovasi sama sekali)

Yang jelas bertambah satu tempat nongkrong gue, hehe.


Sore akhir pekan di taman Kota Bengkulu

Di tengahnya ada papan nama 'Taman Kota Bengkulu' yang berwarna-warni yang menurutku kurang cocok dengan konsep tamannya. Meskipun menurutku kurang bagus, tapi banyak juga yang foto-foto di tulisan itu, hehe, sampai nggak bisa kufoto buat header tulisan XD

Tempat seblaknya pindah jadi ke sisi lain lapangan, yang lebih dekat ke SD 01. Yang lapar boleh dong nyebrang lapangan buat jajan, tapi karena aku bawa kopi dan snack sendiri jadi biaya nongkrongku hari itu jadi lebih hemat.

Totebag hadiah GA dari @Lakuna.co


Sore itu taman lumayan ramai. Kebanyakan merupakan keluarga kecil. Anak-anaknya dibiarkan bermain di fasilitas bermain anak yang ada di taman itu, seperti jungkat-jungkit, ayunan dan perosotan. Orangtuanya mengamati dari jauh sambil ngobrol. Ada juga anak-anak muda yang datang dengan teman atau pacarnya. Mungkin hanya aku yang datang sendirian, ha.

Sambil menghabiskan kopi, aku mencoret-coret beberapa ide untuk postingan sebelumnya. Juga mengecek apakah foto dan video yang kukumpulkan sudah cukup (meskipun pada akhirnya satu video tidak sempat diedit karena kehabisan waktu haha).

Tempat ini bagus untuk mengobrol dan berpikir. Cantik juga, meskipun ada beberapa hal yang mungkin bisa diperbaiki. Buat jadi meeting point sebelum jalan bareng sama teman-teman jadi juga. Ngomong meeting point ku jadi ingat kenangan main Pokemon Go, hehe, saat view tower jadi salah satu titik kumpul pemain XD
 
Kekurangannya mungkin di sistem parkirnya dan tidak adanya tempat berteduh. Juga keberadaan kotak sampah yang agak invisible haha. Yang datang kesini jangan lupa dijaga ya kebersihan dan kerapihan tamannya, jangan dirusak atau dicoret-coret karena ini fasilitas bersama :)

6 Comments

  1. Beberapa minggu lalu kami ke sini sama anak2. Kaget juga udah cantik x tempat ini. Ramah anak.

    ReplyDelete
  2. Asyik ya kalau makin banyak tempat nongkrong gratisan gini. Bisa sambil piknik juga

    ReplyDelete
  3. Senang deh sekarang taman nya lebih tertata rapi dan c antik. Ghazy ma ubay doyan lari2an disana

    ReplyDelete
  4. Menikmati sore hari dsni memang plihan yg pas ya mbak. Apalgi kalo d temani sop buahnya .Hehee

    ReplyDelete
  5. Tempatnya bagus banget buat nongki dan selfie selfie hehehe

    ReplyDelete
  6. Dulu sekali bunda sudah suka main di sekitar sini, bawak anak2 bunda lihat rusa, sekarang lebih bagus lagi taman dan semau fasilitas ruang publiknya bikin nyaman

    ReplyDelete