Bak Blau Desa Meok

Bak Blau, Enggano

Halo!

Lanjut lagi tentang pariwisata Enggano. Kali ini aku mau ceritain pengalamanku dan anak-anak sekre Apoho ke Bak Blau. Destinasi wisata ini primadonanya Enggano. Nggak ke Enggano deh kalau nggak main ke Bak Blau! Hehe.

Bak Blau, Enggano
Apoho Squad! Izo, Dinda, Yayak, Aku, Dessy dan Tara
Bak Blau berasal dari bahasa Enggano yang artinya 'mata air berwarna biru'. Ada di desa Meok, Enggano. Cukup dekat sih, dari sekre kami di Enggano, tapi kalau wisatawan yang ingin ke Bak Blau dari Kahiyapu (soalnya penginapan adanya di Kahiyapu) perjalanannya sekitar 30-45 menit tergantung kondisi jalan. Antara Apoho-Meok jalannya lumayan bagus, namun Kahiyapu-Kaana-Malakoni jalan lintasnya masih agak jelek dan suka berlumpur kalau hujan.


Bak Blau, Enggano
Birunya Bak Blau

Kami memutuskan untuk pergi ke Bak Blau pada akhir pekan pertama di Enggano. Berenam saja, dengan membawa perbekalan dan perlengkapan yang terbatas karena setelah dari Bak Blau kami akan pergi ke Banjarsari, yang katanya ada penjual soto yang enak. FYI, di Enggano yang jualan makanan sangat sedikit, variasinya juga nggak banyak. Aku sampai bisa merangkum semua warung makanan dalam satu paragraf, haha.

Berangkat dari Apoho jam 10 pagi. Jalanan lengang, di kiri kanan terlihat penduduk yang sedang bersantai di rumah masing-masing. Karena kami memakai mobil, maka kaca jendela kami turunkan dan menyapa penduduk desa Apoho dan Meok yang kami lewati. Di depan sekre Meok, kami berhenti sebentar untuk mendengar cerita dari kawan-kawan yang sudah ke Bak Blau. Mereka memperlihatkan foto-foto yang mereka ambil kemarin saat berwisata ke Bak Blau.

Ah waktu itu jadi nggak sabar banget. Kami cepat-cepat pamit dan melanjutkan perjalanan. Jalan lurus terus, kemudian belok kanan ke jalan yang ada gapuranya. Di Enggano cuma ada satu jalur jalan yang melintasi desa-desa, nggak mungkin kesasar deh haha (kecuali kalian nekat masuk hutan).

Dari jalan lintas desa ke Bak Blau sekitar 300 meter kira-kira ya. Di kanan kiri jalan ada rumput yang tinggi dan lebat. Tak lama kemudian kami sampai di Bak Blau...

Berwisata ke Bak Blau, Enggano
Bak Blau, Enggano
Waaaaaa~

Subhanallah cantiknyaaaa

Kami berenam terpana melihat cantiknya Bak Blau dihadapan kami. Airnya biru jerni, membuat ikan-ikan dan karang didalamnya dapat terlihat jelas. Disekitar danau sebenarnya ditutupi oleh pohon-pohon rimbun, tapi dari bagian ini (yang difoto) sudah dibuatkan anjungan kecil untuk mengamati danau dari dekat sekaligus berfoto. Oh ya, papan berwarna warni cantik itu buatan anak-anak KKN Enggano desa Meok lho! Cantik yaaah. *pengen masukkan emoji dengan mata beremot love haha* Danau Dendam beda level deh haha.

Meskipun pengen berenang, kami tidak berani, haha. Selain kemampuan berenang kami masih cetek (bisa sih ngapung tapi kalau ada apa-apa nggak bisa berenang dengan cepat), kami juga diberitahu kalau danau ini ada penuggunya. Sepasang buaya putih yang katanya sih jelmaan sepasang kekasih yang tidak direstui orang tua. Entahlah benar atau tidak asal usulnya, yang penting menurut logika saja, daerah muara itu memang habitatnya buaya kan ya. Apalagi daerah yang masih alami dan jauh dari rumah penduduk. Ya kalau bisa jauhi bahaya kan.

Tapi tenang saja, buayanya nggak narsis kok. Teman-teman FK yang sekrenya di Meok juga mengaku tidak melihat buaya. Asal tidak berisik dan tidak berbuat aneh-aneh, pasti aman kok.


Berwisata ke Bak Blau, Enggano
Boleh dong narsis dulu~
Setelah puas mengamati danau dari bagian darat, kami pindah ke bagian muaranya. Ada jalan memutar yang bisa ditempuh dengan mobil. Tapi karena mobil kami bodinya agak lebar dan tidak muat dibeberapa bagian (ada ranting-ranting kayu di sisi kanan dan kiri), kami terpaksa jalan kaki. Tapi tak apalah~ lagipula tidak banyak barang bawaannya. Aku sendiri hanya membawa tas kecil berisi hape dan uang receh XD *dikira bakal ada tukang parkir kali wkwk* Juga membawa tango! Ahaha dasar Fira mudah lapar.

Jalannya nggak begitu jauh sebenarnya kalau lewat jalan pintas. Sayangnya kami nggak bareng guide, benar-benar cuma ber6 gitu masuk hutan XD Daripada kenapa-napa (lagian cuma Izo sendiri cowoknya. Aku juga badan doang besar, kalau ada apa-apa langsung jurus seribu langkah)

Berwisata ke Bak Blau, Enggano
Jalan Kaki dulu~
Berwisata ke Bak Blau, Enggano
Sudah sampai di daerah pantai. Diujung sebelah kanan yang ada pepohonan itu muara danaunya.
Setelah keluar dari jalan setapak, ketemu pantai dulu dong. Karena baru jam 11-an jadi airnya belum terlalu surut.. Cuaca cerah dan pasir putih membentang membuatku ingat beberapa setting film yang dilakukan dipinggir pantai.. haha. Sayangnya kami nggak punya banyak waktu buat piknik karena pengen ke Pantai Banjarsari (disana banyak banget kucing-kucingan dan berbagai batu-batu cantik di pinggir pantainya, akan kuceritakan di postingan selanjutnya XD). 

Nah, diujung muara ini kita bisa berenang-renang di air yang dangkal~ Ahaha. Meskipun tidak bawa baju ganti, Izo tetap nyemplung. Aku dan kawan-kawan juga masuk ke air sih, yang selutut doang buat foto-foto wkwk. Ada sekitar 50 meter jarak antara pantai ke danau, diantara itu kolamnya dari dangkal sampai sedalam 2 meter.

Bagian muaranya Bak Blau. Dibagian ujung itu danaunya.
Airnya juga jernih sekali dan tidak asinn~ Terus bagian dasarnya ya cuma pasir doang, lembut.. Tau begini saya bawa baju ganti buat berenang ahaha (tapi nanti ada sesi berenang kok di Batu Bolong Pulau Komang. Di postingan selanjutnya yak :D)

Ngefotoin fotografernya pas yang lain masih cari posisi haha
Cuma selutut kan yaaa.. Lutut saya XD
Seru deh pokoknya main kesini. Sayang waktu itu kamera hapeku jelek sekali.. jadi nggak bisa foto macam-macam. Paling pinjam kameranya Yayak atau hape teman... buat selfie haha. Pokoknya kalau kalian pengen main ke Bak Blau, jangan lupa bawa kamera sendiri deh. Kalau bisa malah yang underwater!

Selesai main di Bak Blau, kan jalan kaki lagi ke mobil kan, celananya udah setengah kering dong XD Ya gimana lagi, tengah hari lewat pantai haha. Terik bos! Jangan lupa sunscreenlah pokoknya :D

Sekian dulu postingan tentang Bak Blau. Selanjutnya, Pantai Banjarsari!

Ini jepretan kamera hape saya. Keren kan danaunyaaa XD Lupa pernah upload ini di IG haha (liat disini)

Baca juga :
Kenapa Bisa KKN di Pulau Enggano? 
Jalan-Jalan Mulu, Proker KKN-nya Apa?
Pantai Apoho kami yang cantik

Comments

  1. Nambah infirinfo lagi dehhh... Keren ya bisa jalan-jalan ke enggaEn, kepengen juga, jadi penasaran sama danau bak blau nya... Kalau lagi cekrek cekrek buayanya keluar gimanaa tu gihi

    ReplyDelete
  2. Terlihat alamnya masih sangat original, asri, sejuk, adem rasanya berlama-lama menghirup udara segar di sana ya..

    ReplyDelete
  3. kak bikin iri ah, jadi pen jalan2 juga. tempatnya keliatannya masihh asri bangett

    ReplyDelete
  4. Bengkulu poenya ini . Keren banget dach. Salah satu lulau kecil yg mnjd sasaran wisata banyak org.

    ReplyDelete
  5. Airnya jernih dan biru banget. Pengen dech mandi disana.

    ReplyDelete
  6. Masih banyak yg perlu di explore ni

    ReplyDelete
  7. Cantik bener dek. Segeeerr lihatnya euy.
    Bawaannya pengen nyemplung aja. Byuurr!

    ReplyDelete
  8. Pengen banget main ke Enggano dek. Cantik banget alamnya ^^

    ReplyDelete
  9. Aku baru tau kalo blau itu artinya biruu 😂

    ReplyDelete
  10. Wah,,, boleh nih main kesini juga kalau ada kesempatan.

    ReplyDelete
  11. ya allah mbak... birunya bener-bener #jejakbiru banget... itu air kah ? wahhh aku terpana... dan ingin ingin banget kesana... ���� #jejakbiru

    ReplyDelete

Post a Comment

Populer