Skip to main content

Jalan-Jalan Sekarang, Bayarnya Nanti! | Kredit Paket Wisata dengan AkuLaku

Akulaku travel www.jejaja.com

Apa kabar semuanya? Bagaimana liburannya bulan ini? Mantap banget ya bulan ini ada lumayan banyak liburnya. Malah tanggal 17 Agustus lalu, hari kemerdekaan Indonesia yang ke-73 jatuh pada hari Jumat, jadi dapat HARPITNAS alias hari kejepit nasional ya, hehe. Libur panjangnya diisi dengan apa? Jalan-jalan kah, atau berdiam diri dirumah?

Aku sih memilih untuk dirumah saja tanggal 17 Agustus lalu. Keluargaku tidak sedang mengajak jalan kemana-mana, dan rencananya baru keluar kota pas adek pulang dari Padang. Ada keinginan dihati buat jalan-jalan, apalagi karena sekarang aku punya blog khusus travelling, pengen merencanakan jalan-jalan khusus.


Pas lagi jalan-jalan di aplikasi AKULAKU, aku lihat ada promo paket wisata yang ditawarkan salah satu merchantnya. Wew, zaman sekarang udah canggih bener ya. Paket wisata bisa dipesan lewat aplikasi. Nggak sampai situ doang kemudahannya, di aplikasi Akulaku ini pembayaran paket wisata bisa memakai sistem kredit.

Akulaku travel www.jejaja.com
Download aplikasinya di playstore/appstore

Yap.. jalan-jalan sekarang, bayarnya bisa dikreditkan semampunya tiap bulan.
Aplikasi AKULAKU adalah aplikasi mobile pencarian toko dan barang yang dijual oleh penjual terdaftar (marketplace), yang memberikan layanan fasilitas tertentu bagi penjual terdaftar untuk menawarkan fitur pembayaran kredit tanpa kartu kredit melalui pembiayaan multiguna untuk pembelian barang yang dijual oleh penjual melalui aplikasi AKULAKU. 

Poin pentingnya disini, bisa melakukan transaksi kredit tanpa kartu kredit. Yang belum punya kartu kredit bisa jadi lebih gampang kan ya. Tinggal login dan cari deh apa yang kita mau. Pembayaran saldo elektronik dan pinjaman tunai ada, mau beli barang dari merchant partner Akulaku juga bisa.. Bervariasi barang-barang yang ditawarkan mulai dari elektronik sampai perlengkapan rumah tangga juga ada. Bahkan buat yang mau jalan-jalan, ada juga promo paket wisata. Gampang banget kan mau liburan, tinggal cari aja yang cocok destinasinya. 

Akulaku travel www.jejaja.comAkulaku travel www.jejaja.com
salah satu contoh spesifikasi dan rincian produk 
paket wisata yang ditawarkan di aplikasi Akulaku


Untuk pembayaran, nggak harus kredit kok. Ada juga yang bisa langsung dibayar cash sama seperti di e-commerce lainnya. Tapi buat yang butuh kredit, welcome sist! Di akulaku pengajuan kredit bisa sampai limit 25 juta, nanti disesuaikan dengan background dan kesanggupan saat mendaftar. Oh iya, jangan lupa baca syarat dan ketentuan yang berlaku dulu ya sebelum mengajukan kredit, agar kedepannya transaksi bisa dilakukan dengan lancar.

Mengajukan kredit di Akulaku juga simple, kamu harus berusia minimum 23 tahun, dan berdomisili di Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Nanti ada akan ada 3 step pengajuan kredit Akulaku, dimana kita harus mengisi data diri, nomor kerabat yang bisa dihubungi, dan  data bukti pekerjaan seperti ID karyawan atau slip gaji. Setelah itu, pihak Akulaku akan menghubungi kamu untuk proses verifikasi data. Prosesnya tidak lama, mungkin hanya 2x24 jam. 

Jika sudah terdaftar baru deh nanti checkout barang yang diinginkan. Bayar DP dan pilih tempo pembayaran. Gampang banget. Tapi kalau mau bayar lunas juga bisa kok. Aplikasi Akulaku membantu kamu banget memenuhi keinginan, termasuk keinginan jalan-jalan hehe. 

Kuylah yang mau dapat vitamin sea, ambil paket wisata dari AkuLaku, DP 150 ribu bisa dapat paket wisata lengkap :D 

Oh iya, sebelum penutup, aku juga mau kasih tau kalau di AkuLaku sekarang lagi ada promi '1000 Rupiah Dapat Semua' dimana pengguna Akulaku dapat melakukan pembelian dengan down payment (DP) senilai yang sangat rendah, kredit Rp 1.000 dan harga barang Rp 1.000 yang berlaku pada 1-11 September 2018 di aplikasi Akulaku. Selain promo juga ada festival HARPITNAS 2018 alias Hari Kredit Nasional yang diselenggarakan di Mall Gandaria City tanggal 22-26 Agustus 2018. Festivalnya diramaikan dengan berbagai penampilan band,  lelang dan banyak promo lainnya. 

Jangan sampai kelewatan lho ya:


Akulaku travel www.jejaja.com


Kuy yang mau cari vitamin sea, apalagi buat akhir tahun nanti. Kasih reward ke diri sendiri juga boleh lah..

Akulaku travel www.jejaja.com
Vitamin sea di Enggano

Comments

  1. Sayang nich yang tinggal di bengkulu belum bisa transaksi kreditnya yaa, padahal tertarik juga mau beli paket traveling keluarga di market ini....

    ReplyDelete
  2. Iya nih fir,tadi dah semangat banget ada akulaku,,eh ternyata di Bengkulu belum ada, smoga segera terealisasi juga di Bengkulu.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Primadona Enggano, Bak Blau dari Desa Meok

Lanjut lagi tentang pariwisata Enggano. Kali ini aku mau ceritain pengalamanku dan anak-anak sekre Apoho ke Bak Blau. Destinasi wisata ini primadonanya Enggano. Nggak ke Enggano deh kalau nggak main ke Bak Blau! Hehe.

Bak Blau berasal dari bahasa Enggano yang artinya 'mata air berwarna biru'. Ada di desa Meok, Enggano. Cukup dekat sih, dari sekre kami di Enggano, tapi kalau wisatawan yang ingin ke Bak Blau dari Kahiyapu (soalnya penginapan adanya di Kahiyapu) perjalanannya sekitar 30-45 menit tergantung kondisi jalan. Antara Apoho-Meok jalannya lumayan bagus, namun Kahiyapu-Kaana-Malakoni jalan lintasnya masih agak jelek dan suka berlumpur kalau hujan.

Cerita KKN-ku, Berkas dan Apoho

Throwback saat masa KKN (Kuliah Kerja Nyata) tahun lalu, anak-anak FK (fakultas kedokteran) angkatanku dapat penempatan di dua tempat, yaitu di Kota Bengkulu dan di Kabupaten Bengkulu Utara tepatnya di Kecamatan Enggano. Kecamatan satu ini lokasinya unik, karena bertempat di sebuah pulau yang kira-kira berjarak 156 km dari Kota Bengkulu.

Bungker Peninggalan Jepang di Desa Apoho, Enggano

"Lihat-lihatlah keindahan alam Enggano, ke Bak Blaw, ke pantai-pantainya.. Atau kalau mau liat bungker peninggalan Jepang, di Apoho juga ada," kata kepala desa kami saat kami bertemu di balai desa.

Bungker? Ku tidak menduga akan menemukan peninggalan Jepang di Enggano. Menurut salah satu artikel yang kubaca dikemudian hari (di Enggano kurang leluasa internetan hehe) bungker-bungker tersebut adalah peninggalan zaman Jepang sekitar tahun 1935 lalu. Bungker-bungker tersebut berfungsi sebagai pos-pos pengintaian untuk mengantisipasi serangan. Ada di dua desa, yaitu Malakoni dan Apoho. Di zaman tersebut juga sempat dibangun terowongan, landasan pesawat, gudang dan lainnya, namun ditinggalkan begitu saja karena Jepang semakin terdesak posisinya saat perang dunia ke dua.